HATIKU DI SENJA HARI

Posted: 11 Januari 2010 in Puisi

senja

Senja kala itu adalah sebait puisi cinta
Yang ketika kau hirup udaranya
Tubuh ringanmu terbang menjulang mencumbu kedamaian
Temaram cahaya matahari menimbun tanah kering penuh kerikil tajam
Tapi tetap sayup mataku
Memandang langit luas menjelang maghrib
Suara angin yang berhembus kian kencang
Seperti tiupan seruling sang gembala kecil
Dan lagi
Kala senja menjadi peraduanku
Menimbun kepedihan yang mengendap di hatiku

Jogja, januari 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s