AJALKU DI TANGAN SANG WAKTU

Posted: 20 Januari 2010 in Puisi

Aku ingin bercumbu dengan waktu
Lalu melahirkan waktu
Kemudian mencumbuinya lagi
Melahirkan waktu lagi
Dan seterusnya
Hingga waktu enggan melahirkan lagi
#
Dan seketika itu aku dicumbui kegelapan
Sesosok besar lalu merampas bayangan putih yang menempel ditubuhku
Dalam sekejap, tak bisa bernafas, mati…

waktu

Jogja, Januari 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s