AMSAL BUNGA LAYU

Posted: 20 Januari 2010 in Puisi

Ketika tak ada lagi kumbang yang hinggap padanya
Kelopak mahkota kian memudar warna merahnya

bunga mawar
Duh, kaisan nian dikau kala itu
Hanya diam termangu
Menatap dunia pun seolah tak mampu
Mungkin seperti itu lah adanya
Dan dari jauh pun aku bisa lihat mata basahmu itu
Basah tertutup perihnya kesedihan
Aku bisa mendengar jeritan hatimu yang seperti terkoyak pisau kebencian yang tajam nan runcing
Tapi kau hanya mematung, membatu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s