Sinopsis Novel Kubah

Posted: 17 Juni 2010 in sastra

– Judul : Kubah
– Pengarang : Ahmad Tohari
– Tahun : Cetakan ketiga, 2005
– Tebal buku : 189 hlm.
– Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Ahmad Tohari

Ringkasan Cerita
Novel kubah menceritakan tentang seorang aktivis politik yang sempat terjerumus ke jalan yang salah. Berawal dari pembebasannya dari pulau B, ia bermaksud pulang ke kampung halamannya, Pegaten. Namun, keraguan menghinggapi dirinya, sehingga ia urung pulang kembali ke keluarganya.
***
Sewaktu kecil, hidup Karman sangat sederhana setelah ditinggal ayahnya untuk selamanya. Hidupnya serba susah. Sampai-sampai ia hanya bisa menamatkan sekolah SMP, itupun atas bantuan dari Hasyim—pamannya. Semasa kecilnya ia sudah diajarkan bekerja keras. Untuk makan sehari-harinya ia harus bekerja membantu setiap pemanen yang hendak memanen sawahnya. Ia juga bekerja pada Haji Bakir, ia disuruh menjaga dan menemani Rifah—anak bungsu Haji Bakir—bermain.
Ketika dewasa ia dikenal sebagai sosok yang cerdas dan sangat berpotensi dalam bidang politik. Meskipun demikian, ia memiliki sifat mudah terpengaruh oleh orang lain. Hal tersebut menjadikannya terjerumus kejalan yang salah. Ia menjadi salah satu anggota PKI.
Setelah kejadian G30S/PKI, dimana para anggota PKI menculik dan membunuh perwira-perwira tinggi negara, Indonesia mengadakan pembersihan paham komunis. Siapapun yang bergabung dan berhubungan dengan PKI ditangkap dan dijebloskan ke penjara, termasuk Karman. Di dalam penjara tersebut Karman benar-benar mengakui kalau selama ini dia telah masuk ke dalam faham yang salah. Ia mulai mengerti bahwa ajaran PKI itu salah.
Setelah keluar dari penjara, ia tidak lagi hidup bersama istrinya. Karena istrinya sudah menikah lagi dengan laki-laki lain. Akan tetapi, hal tersebut tidak berlangsung lama, Marni—mantan istri Karman—akhirnya kembali kepelukan Karman. Mereka menjalani hidup normal. Hingga pada suatu ketika, Karman melihat masjid milik Haji Bakir telah usang dan terlihat sangat tua. Ia ingat dengan pendidikan keterampilan bertukang saat dia berada dipenjara. Ia lalu menemui Haji Bakir, dan menawarkan diri untuk membangun kubah asalkan materialnya disediakan, dan Haji Bakir menyetujuinya. Dan akhirnya proses pembuatan kubah dan perbaikan masjid itu selesai. Karman beserta yang lainnya sangat puas sekali. Setelah itu, Karman menjadi sangat dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa. Hingga akhirnya ia menadi rajin beribadah.

Komentar
Menurut saya, novel ini sangat bagus. Nilai-nilai budaya yang terdapat dalam novel ini sangat kental. Hal yang paling menarik bagi saya adalah permainan alurnya. Pengarang menggunakan alur campuran, dan penempatannya berkesan acak. Akan tetapi, tidak menjadikan ceritanya melebar. Konflik-konflik yang ada digambarkan dengan detil. Meskipun terdapat juga konflik dimana penyebab konflik beserta penyelesaiannya dipisah menjadi beberapa bagian kisah. Hal tersebut dikarenakan permainan alur yang digunakan pengarang. Penggambaran tokoh dan wataknya dilakukan dengan berbagai macam cara, yaitu dialog antar tokoh, pemikiran tokoh lain, ataupun penggambaran dari pengarang itu sendiri.

Komentar
  1. Nathan mengatakan:

    thx ya tugas gw slesai

  2. H-D mengatakan:

    Apa kelebihan dan kelemahan dari Novel “KUBAH”????

  3. H-D mengatakan:

    apa kelebihan dan kelemahan dari novel KUBAH???

  4. ardy mengatakan:

    unsur intrinsiknya apa ?

  5. hanief kusuma negara mengatakan:

    Ada beberapa hal yang perlu ditinjau ulang dari sinopsis diatas terutama pada paragraf 4 dan 5. disitu penulis terlalu terburu-buru dan kurang sedikit cermat. Tokoh antara karman dan marni memang pernah berpisah atau cerai, akan tetapi dalam novel tidak diceritakan bahwa keduanya kembali dalam ikatan. n yg kedua masalah paham komunis, pada sinopsis diatas penulis memberi stigma atau justifikasi yang seharusnya tidak perlu semisal paham komunis adalah paham yang salah. Karena dengan justifikasi semacam ini, secara tidak langsung sangat bertentangan dengan pesan atau nilai yang disampaikan dalam novel kubah. Sebab seperti yang dikatakan oleh gusdur, novel kubah adalah novel pertama dalam jagat nusantara indonesia yang mengangkat tema rekonsiliasi antara mantan tapol dengan masyarakat, atau pemulihan hubungan baik antara mantan tapol dengan masyarakat. Jika dikatakan bahwa paham komunis adalah paham yang salah maka jelas hal itu berakibat kerancuan terhadap tema. padahal pengarang novel pun tidak mengatakan demikian.
    mohon ditinjau ulang..

  6. adieb mengatakan:

    Terima kasih atas sarannya. Saya menyebut salah bukan berarti itu atas dasar kebenaran yg hakiki. Istilah salah disitu lebih kpd justifikasi msyrkat Indonesia yag menganggap klo paham komunis tdk ssuai dgn pola pikir msyrakat Indonesia pd umumnya. Trlebih lg, dsitu digambarkan org2 kmunis sering melakukan tindakan menculik para pembesar bangsa, bhkan trkadang mmbunuh dgn kejam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s